Rekomendasi untukmu
Lengkapi latihan Materi Terstruktur level B2 dengan fitur lain yang saling mendukung.
Memperkenalkan diri secara profesional dan sosial, serta mengungkapkan kesan pertama.
Deklinasi Adjektiva adalah proses perubahan akhiran pada adjektiva (kata sifat) yang diletakkan sebelum kata benda (Substantiv) yang dideskripsikannya. Akhiran ini berubah tergantung pada tiga faktor: Jenis Kelamin (Genus), Jumlah (Numerus), dan Kasus (Kasus) dari kata benda tersebut.
Pengecualian Penting: Jika adjektiva diletakkan setelah kata benda (misalnya, ), maka ia tidak dideklinasikan.
Aturan kunci di Jerman adalah bahwa kelompok kata benda (artikel + adjektiva + kata benda) hanya membutuhkan satu sinyal tata bahasa yang kuat untuk menunjukkan gender dan kasus. Artikel () dianggap "Bos".
| Tipe | Kondisi (Pemicu) | Aturan Kunci & Akhiran |
|---|---|---|
| 1. Lemah (Schwache) | Setelah Artikel Tertentu (), atau kata seperti dieser, jeder, alle. | Artikel sudah memberikan sinyal yang jelas. Akhiran dominan adalah -en. Hanya lima kasus yang menggunakan akhiran -e (Nominativ M/F/N, Akkusativ F/N). |
| 2. Campuran (Gemischte) | Setelah Artikel Tak Tentu (), Negasi (), atau (, dll.). | Karena artikel lemah (tidak selalu jelas gendernya di Nominativ), Adjektiva harus mengambil akhiran "kuat" dari artikel tertentu (misalnya: di Nom. Maskulin). |
| 3. Kuat (Starke) | Tanpa Artikel (). | Adjektiva harus mengambil alih tugas artikel dan menunjukkan semua informasi kasus/gender. Pengecualian: Genitiv Maskulin/Neutrum berakhiran -en. |
| Kasus | Maskulin | Feminin | Neutrum | Plural |
|---|---|---|---|---|
| Nominativ | ||||
| Typ 1: () | ||||
| Typ 2: () | ein alt Mann | ein alt Kind | ||
| Typ 3: (tanpa) | alt Wein | alt Bier | ||
| Akkusativ | ||||
| Typ 1: () | ||||
| Typ 2: () | ein alt Kind | |||
| Typ 3: (tanpa) | alt Bier | |||
| Dativ | ||||
| Typ 1: () | ||||
| Typ 2: () | ||||
| Typ 3: (tanpa) | alt Milch | |||
| Genitiv | ||||
| Typ 1: () | ||||
| Typ 2: (eines) | ||||
| Typ 3: (tanpa) | alt Milch | alt Getränke |
Klausa Relatif adalah anak kalimat () yang memberikan informasi tambahan, detail, atau deskripsi spesifik tentang suatu kata benda (Bezugswort) di kalimat utama.
Struktur:
Kata ganti relatif sebagian besar identik dengan artikel tertentu ().
1. Gender & Jumlah: Harus sesuai dengan kata benda yang dirujuk di kalimat utama.
2. Kasus: Ditentukan oleh fungsi gramatikalnya di dalam klausa relatif (Subjek, Akkusatif, Dativ, atau ditentukan oleh Preposisi).
| Kasus | Maskulin | Feminin | Neutrum | Plural |
|---|---|---|---|---|
| Nom. | ||||
| Akk. | ||||
| Dat. | ||||
| Gen. | dessen | deren | dessen | deren |
Jika kata kerja dalam klausa relatif memerlukan preposisi tetap (misalnya, ):
Konjunktiv II (KII) adalah modus kata kerja yang digunakan untuk berbicara tentang situasi yang tidak nyata (irreal) atau bersifat hipotetis, atau untuk mengekspresikan kesopanan tingkat tinggi.
KII adalah "pelumas sosial" yang membuat permintaan terdengar jauh lebih sopan daripada perintah langsung ().
Contoh Umum:
- Könnten: Sie mir bitte helfen? (Bisakah Anda menolong saya? — sangat sopan).
- Hätten: Ich gern einen Kaffee. (Saya ingin kopi).
- Würden: Sie mir ein Glas Wein bringen?.
KII digunakan dalam klausa bersyarat (), sering diawali dengan , untuk menyatakan kondisi yang bertentangan dengan realitas.
Digunakan ketika suatu keadaan saat ini tidak terpenuhi.
Struktur: KII Gegenwart (sering menggunakan + Infinitif).
Contoh: Wenn ich Zeit , ich dich besuchen. (Fakta: Saya tidak punya waktu).
Digunakan ketika suatu kondisi di masa lalu tidak terpenuhi (sering mengungkapkan penyesalan).
Struktur: KII Perfekt ( + Partizip II).
Contoh: Wenn ich das gewusst , ich einen anderen Kuchen gebacken. (Fakta: Saya tidak tahu).
Susunan Kata (Wortstellung): Jika klausa (anak kalimat) diletakkan di awal, kata kerja KII berada di akhir klausa anak kalimat, dan kata kerja utama menempati posisi kedua di kalimat utama.