Kapitel 8: Gesellschaft und Politik (Masyarakat & Politik)
Beralih dari Alltagssprache menuju Berufssprache melalui Nominalisierung, Passiv, dan struktur argumen formal.
Bagian 1: Konteks Bahasa Profesional
Level B1-B2 menuntut transisi dari menuju atau . Dalam konteks kerja modern, komunikasi harus lebih objektif, ringkas, dan presisi.
Bagian 2: Nominalisierung
Nominalisierung atau Substantivierung adalah proses mengubah kata kerja, kata sifat, atau jenis kata lain menjadi . Hasilnya selalu diawali huruf kapital, memiliki artikel, dan mengikuti kasus.
| Jenis | Cara | Contoh |
|---|---|---|
| Infinitiv | Kapital + artikel netral das. | |
| Sufiks verba | Tambahkan -ung, -er, atau -erei. | / |
| Partizip Perfekt | Kapitalisasi dan beri akhiran -e. | |
| Adjektiv | Artikel atau sufiks -heit/-keit. | / |
Signalwörter
Bagian 3: Passiv untuk Objektivitas
Passiv menggeser fokus dari pelaku menuju tindakan atau proses. Struktur ini penting dalam laporan, teks bisnis, berita, sains, dan dokumen resmi.
| Bentuk | Fokus | Rumus | Contoh |
|---|---|---|---|
| Vorgangspassiv | Proses/tindakan. | ||
| Zustandspassiv | Keadaan/hasil. | ||
| Passiv mit Modalverb | Kewajiban atau kemungkinan. |
Transformasi Aktif ke Pasif
Bagian 4: Struktur Argumen Kompleks
Setelah menguasai kosakata formal, gunakan konjungtor untuk menyusun argumen sebab-akibat, kontras, dan kontradiksi.
| Grup | Kata | Aturan | Contoh |
|---|---|---|---|
| Subjunktionen | Kata kerja terkonjugasi di akhir Nebensatz. | ||
| Konjunktionaladverbien | Menempati posisi 1, lalu kata kerja di posisi 2. |